Minggu, 15 September 2013

Fanfic:lirik lagu sebenarnya

lirik yg sebenarnya

cpt:hadi rapi pratama
Mulai di buat:01/09/2013

Daftar isi
1.hari yg cerah
2.senyum penghangat
3.orang lain
4.kecemburuan
5.bencana
6.ucapan terakhir.
7.lirik yg sebenarnya.

1.Hari yg cerah.
    Hari yg cerah di mulai dengan orang2 yg berangkat kesekolah,bekerja dan lain-lain.salah satunya adalah pemuda berjaket kulit,memakai celana jeans panjang dan rambut yg di blonde.
dia pemuda yg cukup tampan dan sekarang dia sedang berjalan menuju ke tempat kerjannya."huh,membosankan."gumam pemuda tersebut.tiba2 pemuda tersebut berhenti di depan toko cd musik
"akhirnya sampai ke tempat kerja."ucap pemuda tersebut sambil masuk ke toko tersebut yg ternyata tempat kerjanya.toko cd tersebut lumayan luas dengan rak2 cd yg berjejer.
"rayen,kau terlambat lagi yah."teriak seseorang bapa2 yg gendut dan berkaca mata dengan baju biasa."yah,maaf boss.diluar macet."ucap rayen malas."cih,kau selalu saja banyak alasan."geram bapa2 tadi yg ternyata pemilik toko cd tersebut.
kemudian pemuda tersebut berjalan menghampiri tempat kasir lalu duduk dengan santai di kursi yg ada di balik tempat kasir.oh yah pemuda ini namanya rayen sutmana,orangnya kalem dan tidak peduli dengan apapun.
"hai rayen,kau terlambat lagi yah."ucap seseorang yg datang dari pintu di samping tempat kasir yg ternyata ruang istirahat."yah,kau cepat juga datangnya roy."ucap rayen."hahaha yah,kita harus awali semuanya dengan cerah."kata roy sambil berlalu dan membereskan rak cd yg berada di sudut.
rayen  menyetel sebuah cd di dvd di sampingnya lalu memilih sebuah lagu  dan memainkannya.lagu tersebut yaitu "to be scared" dari band alesana.suara musik tersebut mulai bergema di dalam toko tersebut malah terdengar sampai keluar.
"membosankan."gumam rayen.yah memang membosankan setiap hari dia harus menjaga kasir di toko cd tersebut.dia harus mencari uang untuk menghidupi dirinya dan seorang adik perempuannya.rayen selalu berusaha untuk menjaga adik perempuannya,karna orang tua mereka berdua telah meninggal waktu rayen masih kelas 3 sma
dan adik perempuannya kelas 3 smp.yg tersisa untuknya hanyalah sebuah kenangan pahit dan rumah yg sederhana warisan orang tua mereka.orang tua rayen di bunuh saat rumah mereka di rampok.
tring..suara pintu depan toko yg di buka,terlihat 3 siswi sma yg chantik2 masuk dan mulai berjalan menuju rak cd2 lagu korea."kyaaa,lihat super junior mempunyai album baru."teriak salah satu siswi2 itu.
rayen hanya memandang mereka dengan santai,dia teringat adiknya yg mungkin sekarang dia sudah sampai di sekolahnya.
7 jam sudah berlalu,rayen melihat ke jam tanganya yg menunjukan pukul 15:45.
"tinggal 1 jam lagi."gumam rayen.rayen duduk dengan santai di kursi bulat,tampa sandaran dan tampa lengan pegangan.dia memandang keluar yg ternyata sedang hujan deras.dia melihat keluar,dia menatap dalam hujan deras tersebut.semakin dalam dia melihat semakin dia muak akan dirinya dan masa lalunya yg begitu memilukan.
"huh."rayen menghela nafas.dia menatap jam nya lagi menunjukan pukul 15:55.dia melihat roy yg sedang mengangkat kardus yg berisi cd2 dan di kardus tersebut bertulisan "burgerkill",lalu roy berhenti di rak kosong dan mulai menyimpan kardus tersebut di samping nya lalu roy membuka kardus tersebut dan mulai menata cd2 tersebut ke rak yg kosong.
rayen lalu menatap keluar lagi terlihat seorang perempuan memakai payung sedang menuju ke arah toko cd tersebut.tring..suara pintu toko depan yg di buka.ternyata.perempuan tersebut berjalan menghampiri rayen.
"hai kakak."kata perempuan tersebut."hai nita,kau membawakan ku payung yah."kata rayen kepada perempuan tersebut yg ternyata namanya nita dan lebih lengkapnya nita atasya.nita memakai jaket,dan rok selutut dengan rambut panjang sepinggag yg di uraikan kebelakang dengn wajah yg sangat manis dan chantik.
"whoaa,ada nita."kata roy tiba2 sambil menghampiri nita."hai kak roy."sapa nita dengan senyum manisnya."oh nita kau chantik sekali.oh tidak aku mimisan"ucap roy dengan nada ramainya."cih menjijikan."ucap rayen."apa kau bilang,kau jangan berucap begitu.kau tidak boleh mengajarkan nita yg imut manis ini kata2 yg tidak baik."ucap roy dengan nada yg lumayan keras.
"apa kau bilang,tadi kedengarannya seperti kau berkata "tolong tendang bokong ku" hah."teriak rayen."hohoho cukup2,kalian memang pemuda2 yg penuh semangat."kata boss yg datang dari ruang istirahat."oh,hai pak boss."sapa nita kepada boss dengan senyum yg sangat manis."hohoho ternyata ada nita yah,kau tambah cantik saja."ucap boss."dasar om2 penjilat busuk."gumam pelan roy dan rayen.
"wah2 sudah waktunya tutup."ucap boss."yah baiklah kami pulang dulu boss."ucap roy."baiklah,terima kasih untuk hari ini."ucap boss.lalu roy,rayen dan nita pun pulang.dalam perjalan yg ternyata hujan sudah reda,nita bercerita bnyak tentang tadi di sekolahnya."ada yg menembak ku lagi."kata nita."oh yah,trus kenapa kau tidak terima."ucap rayen."tidak,aku tidak suka dengan nya.lagian ku gk mau sama yg lain selain ma kakak."ucap nita.
"haha,nita kau juga harus punya pendamping selain kakak donk.kamu kan nanti akan menikah dan bahagia."ucap rayen."tapi kak,cukup dengan kakak aku udah bahagia."ucap nita."lagian,kakak lah yg selalu ada buat ku dan yg selalu menjagaku."lanjut nita.
"yah2,adik ku sayang."ucap rayen dengan suara lembut."kakak,aku sayang kakak.kakak jangan tinggalin aku yah."kata nita menggandeng tangan kakak nya.rayen hanya tersenyum,dia hanya berpikir hanya adiknya lah satu alasannya untuk tetap hidup.mungkin adiknyalah salah satu mimpi indahnya dari beribu,eh bukan tapi jutaan mimpi buruknya.rayen melihat para orang tua yg sedang berjalan-jalan sore hari dengan anak2nya.dia teringat orang tuannya
yah dia sangat sedih,dia terbebani dengan rasa bersalah yg sangat besar.dialah yg melihat sendiri bagaimana kedua orang tuanya terbunuh dengan sadisnya.kalau dia tidak sayang ma adiknya mungkin dia sudah lama bunuh diri.
"kakak,malam ini mau makan apa?"tanya nita tiba2."eum apa yah?,kalau goreng ikan gimana."ucap rayen."wah ide yg bagus,kebetulan tetangga sebelah tadi pagi ngasih kita ikan."kata nita.
rayen tersenyum dan berkata."masak yg enak yah.".nita balik tersenyum.senyum yg selalu membuat kakaknya tenang dan bahagia.nita berlari lalu berhenti sebentar lalu menoleh ke belakang sambil menjulurkan lidahnya lalu berkata dengan lucunya"we,ayo kita balapan siapa yg sampai di rumah duluan dia yg dapat ikan yg lebih besar."lalu nita berlari dan rayen pun ikut berlari."hei kau curang,awas yah."teriak rayen.

2.senyum penghangat.
    "kakak bangun,walaupun sekarng hari cuti dan libur sekolah tapi kakak jangan bangun telat donk."teriak nita dari dapur.harum semerbak dari atas katel yg menyebar di sekitar dapur.yah nita sedang memasak sebuah nasi goreng spesial yg sangat enak kesukaan kakaknya.
"apa sih berisik,kan masih pagi."ucap kakaknya sambil mengucek-ngucek matanya.nita menyiapkan makanan nya ke dalam dua piring dan menyuruh kakak nya untuk cuci muka."ayo kak,cepat cuci muka.".rayen dengan malasnya karna masih ngantuk berjalan menuju wastafel lalu mencuci muka.
setelah selesai rayen pun  menuju meja makan dan duduk berhadapan dengan adiknya yaitu nita.lalu mereka berdua pun sarapan."bagaimana nasi gorengnya kak?"tanya nita ke rayen.
"lumayan,seperti biasanya."jawab rayen.nita tersenyum dengan komentar kakaknya.rayen hanya melanjutkan lagi  sarapannya sambil melihat wajah adiknya yg tersenyum dengan manis.yh senyum penghangat,hati rayen terasa tenang melihatnya.
beginilah kehidupannya bersama adiknya tersayang.yah hanya adiknyalah keluarganya satu-satu nya.
dirumah yg rayen dan nita tempati adalah rumah yg penuh kenangan,kenangan saat masa kecil nya,bersama orang tua mereka,bahkan kenangan yg menyedihkan saat orang tua mereka harus mati.
"kakak,aku mempunyai lirik lagu.kakak coba kasih musiknya deh."ucap nita yg sudah membereskan piring bekas makanan nya dan kakaknya.
dengan senyuman di wajahnya rayen bangkit dari duduknya."ayo,di ruang tengah saja.kakak ambil gitarnya."kata rayen sambil menuju ke dalam kamar dan mengambil gitarnya,sedangkan nita langsung menuju ke ruang tengah dan mengambil secarik kertas yg bertuliskan lirik lagu buatannya.
"oke,gimana liriknya nih."ucap rayen sambil duduk dan mempersiapkan posisi bermain gitarnya.
"hehehe ginih kak."ucap nita lalu nita membacakan lirik lagu buatannya.kira2 seperti ini.
("hujan yg membasahi kepalaku
lalu mengalir kepipi ku"
"saat sampai ke bibir ku aku sadar
air hujan ini menyatu dengan air mataku"
"saat ku melihat setitik cahaya di langit
aku yakin itu adalah tempat ku pulang"
"dedaunan yg mencoba menarik ku menjauh dan mencoba membunuhku."

"bagaikan dunia yg tak mengiinkan kehadiran ku yg sangat
menyedihkan ini"
"akankah aku bisa menggapai cahaya itu,cahaya
yg belum tentu adalah hal yg bisa menerima kehadiranku"
"tapi bila satu cahaya itu pergi,hatiku merasa sakit dan hancur."
"ketika semuanya berakhir,aku yakin aku juga akan  menjadi cahaya seperti itu.")

"hehe,gimana kak.?"tanya nita kepada rayen.Rayen hanya tersenyum dan memetik senar2 gitarnya dan di mulai dari kunci C ke F..
"coba kau nyanyikan sesuai nada gitar."ucap rayen.lalu nita menyanyikannya,suara nita itu....seperti suara malaikat yg sedang meluluhkan hati 1000 iblis yg mencoba membunuhnya.suara sangat lembut dan indah.
lagunya pun terasa hidup.rayen berpikir hanya adiknyalah yg bisa membuatnya merasa hidupnya berarti.bait kedua nita nyanyikan dan rayen masih mengiringinya dengan kunci Am ke G.
bagai ada di suatu hutan yg luas yg penuh dengan pohon2 dan dedaunan yg ganas mencoba untuk mengurung sang putri agar tidak menggapai dunia luar,yaitu cahaya yg mungkin bisa membuatnya bebas dan hidup semestinya.
"nah gimana kak?"tanya nita setelah selesai menyanyikan  lagu tersebut."hem,bagus seperti biasa dan suara mu begitu sangat indah."kata rayen."masa kak?"ucap nita."yah adiku sayang.suara mu itu bagaikan membebaskan kakak dari ikatan api yg menakutkan."ucap rayen sambil menatap keluar jendela."kakak berjanji,akan melindungi mu dan suara mu.
kakak akan selalu bersamamu."lanjut rayen."benar kak,kakak janji kan.kakak gak boleh ninggalin aku."ucap nita sambil menggenggam tangan kakaknya."kakak janji,bahkan walaupun dunia ini yg memisahkan kita."ucap rayen.nita pun tersenyum dengan sangat manis.begitulah nita yg memiliki suara sangat lembut dan memiliki bakat membuat lirik dan rayen yg pintar bermain gitar,selalu mencoba membuat sebuah lagu.sebuah lagu yg mengungkapkan kisah tentang mereka.lagu yg mampu
membawa mereka kedalam hal kedamaian dan membuat semuanya menjadi nyaman.

3.orang lain
   "hei,sampai kapan kau akan tidur."pukul 13:55,seorang perempuan berambut panjang berdiri di depan kasir.pakaianya  minim meski seharian ini turun hujan tampa henti."kenapa tidak ada lagu yg di putar?,putar lagu sesuatu!."dia memberi perintah.sebagai pelanggan,perempuan berwajah chantik dan manis itu merasa dia paling  berkuasa.rayen yg ,malas berdebat mulai memutar sebuah lagu yaitu "a propecy" dari asking alexandria.lalu rayen dengan malasnya mencoba untuk berbasa basi dengan perempuan itu.
"apakah ada cd yg ingin kau beli."rayen berkata dengan malasnya.wanita itu kelihatan tidak suka dengan perkataan rayen."apaan perkataan mu itu,tidak sepantasnya kau berkata begitu kepada pelanggan!seharusnya kau berkata dengan lembut seperti ini "apakah ada yg bisa saya bantu,silahkan di lihat2 dulu"."rayen hanya diam saja lalu mulai mencotohkan kata2 perempuan tersebut."kau seperti meledek ku."ucap perempuan itu.
"siapa kau sebenarnya,ini hanya menyia-nyia kan jam tidur kerja ku."teriak rayen marah."hei2,sikap mu itu tidak patut untuk di ucapkan pada pelanggan.ingatlah,pembeli adalah raja."ucap  perempuan itu.
"baiklah,siapa kau  nona pembeli sialan."ucap rayen selembut mungkin tapi bertujuan  untuk meledek perempuan itu."hehe,lumayan.sedikit lagi pasti sempurna."ucap perempuan itu."perkenalkan namaku silvi.silvi kencana melati."lanjut perempuan itu yg sekarang kita panggil dengan silvi.sil vi menyodorkan kartu namanya.rayen menerima kartu nama silvi lalu membacanya.
"kau,silvi penerus perusahaan tersukses di indonesia itu."ucap rayen kaget."haha,tidak perlu sekaget itu."ucap silvi."oh yah,maukah kau bekerja di perusahaan ku,aku melihat kemauan mu dalam bekerja untuk mencari uang labih banyak."lanjut silvi.
"tapi,aku harus memberitahu adik ku dulu dan juga berbicara kepada boss."ucap rayen."itu bisa di atur,kita bicarakan dengan boss dulu lalu ke adik mu."ucap silvi dengan senyumnya yg imut."a..apa?kau juga ikut."ucap rayen terbata.perempuan itu menarik tangan rayen dan masuk ke dalam ruangan boss."yah,kau kan akan bekerja di tempatku."ucap silvi santai.
silvi dan rayen pun berbicara dengan boss.boss mengerti dengan kemauan rayen dan akhirnya boss mengijinkannya untuk keluar dari pekerjaan di toko cd nya dan beralih kerja ke perusahaan nya silvi.perusahaan silvi itu adalah perusahaan mie instan terkenal yg sudah meraja lela di dunia pemasaran dan menghasilakn nilai positive dari masyarakat.
rayen dan silvi pun selesai berbicara dengan boss."sekarang kita minta ijin adikmu." ucap silvi sambil berjalan ke arah mobil suzukinya."baiklah,mungkin adik ku sudah pulang."ucap rayen.lalu rayen dan silvi masuk ke dalam mobil.di sepanjang perjalanan di dalam mobil silvi dan rayen banyak mengobrol sehingga semakin akrab saja."nama adik mu itu siapa?"tanya silvi."namanya nita."ucap rayen.
"dia pasti adik yg baik dan cantik."puji silvi."yah,begitulah."kata rayen.akhirnya mobil  silvi sampai juga di depan rumah rayen.lalu merka turun dari mobil,rayen berjalan menuju pintu rumahnya dengan di ikut oleh silvi."ternyata adik ku sudah pulang.".ucap rayen sambil membuka pintu rumahnya.
"rumahmu lumayan bagus juga yah."ucap silvi sambiul celingak celinguk."yah,ini semua hasil peninggalan orang tuaku."memangnya orang tua mu kemana?"tanya silvi.rayen menghela nafas sambil membuka sepatunya."orang tuaku sudah meninggal."ucap rayen.
silvi kaget dan terlihat di mukanya sedikit penyesalan."maaf,aku tidak bermaksud.."ucap silvi."tidak apa2,tidak usah di pikirkan."kata rayen.krieett..terdengar suara pintu di buka dari arah pintu kamar yg bertuliskan nita."hai kak,udah pulang yah.wah ada tamu rupanya."ucap nta dengan senyum manisnya.
"yah nit,perkenalkan dia pemilik perusahaan ternama.namanya silvi kencana melati."ucap rayen."oh perusahaan itu toh..perkenalkan aku nita."ucap nita sambil menyodorkan tangan."salam kenal kembali."balas silvi sambil menjabat tangan nita."ayo silahkan masuk,kita duduk di ruang tamu."ajak nita.
silvi dan rayen menjelaskan semuanya ke nita,tentang rayen akan bekerja di tempatnya rayen.terlihat muka nita sedikit ceria tapi sedikit palsu.yah dia berpikir akan merasa kesepian."begitu yah."ucap nita.yah hanya kata2 itu saja yg keluar dari mulutnya.
"apakah kau setuju nit?"tanya rayen."aku sih setuju2 aja.itu kan terserah kakak."jawab nita."baiklah kalau kau tidak apa2.silvi aku siap bekeja di tempat mu."ucap rayen."wah,bagus.baiklah kau bisa datang besok ke peruahaan ku.alamatnya ada di kartu namaku tadi kok."ucap silvi sambil beranjak dari duduknya bermaksud untuk pulang.lalu silvi pun pulang meninggalkan sedikit masalah bagi nita.niat hanya terdiam dan mengeluarkan senyum palsunya.sedangkan kakaknya yaitu rayen sepertinya sedang senang dengan pekerjaan barunya.
sepertinya ini adalah jalan yag bagus menurt rayen."kakak,aku punya lirik lagu.kakak iringi lagi pake gitar yah."ucap nita."baiklah ayo,kita membuat lagu yg ceria untuk merayakan hari pertama ku bekerja dengan sungguh2."ucap rayen.rayen dan nita pun ke ruang tengah dan mulai mengerjakan seperti biasa.nita yg bernyanyi dan rayen yg bermain gitar.terihat seperti kakak beradik yg tak bisa di pisahkan.
tapi apakah benar tidak bisa di pisahkan?apakah janji mereka satu sama lain itu akan tertepati.?.lagu yg sekarang mereka nyanyikan seperti sebuah loncong yg membangkitkan sebuah masalah.yah benar sebuah masalah.
             ke esokan harinya,hari yg cerah pertama kalinya dalam hidup rayen dia memakai dasi dan jas."wah,kakak ganteng sekali."puji nita kepada kakaknya yg sedang melihat kakaknya memakai jas dan menghadap ke arah cermin.lalu nita membantu rayen memakaikan dasinya."nah gini kan cakep hehehe."kata nita dengan senyum yg sangat manis.
"hehe,kamu tuh paling pinter muji kakak yah."ucap rayen.setelah itu rayen berangkat naik taksi dan menuju ke kantor silvi.di nsepanjang perjalanan rayen membayangkan bagaimana hari pertamnya dia kerja.rayen takut akan terjadi kesalahan tapi dnegan keyakinan hatinya dia selalu tenang.
akhirnya rayen sampai juga di depan kantor silvi,ternyata kantornya sangat besar."gila nih kantor,lau ku main bola di sini bisa wasallam nih."gumam rayen.rayen masuk ke dalam kantor itu menanyakan ke seorang repcesionist di kantor tersebut."ruangan bu silvi ada di lantai 16 pak nanti ada ruangan yg bertuliskan kepala kantor mas."ucap orang itu.lalu rayen berjalan menuju lip untuk sampai di lantai 16.
sesampainya di lantai 16 rayen menuju ke ruangan kepala kantor dan dibukalah pintu ruangan tersebut."permisi"ucap rayen.terlihat si8lvi sedang duduk dan di hadapannya seorang laki2 sedang duduk juga."oh hai rayen,kau sudah datang rupanya.mari duduk kemari."ucap silvi menyambut kedatangan rayen.
rayen pun duduk di hadapannya bersampingan dengan laki2 tadi."oh yah perkenalkan rayen,ini dude.teman ku dan mempunyai kantor juga."ucap silvi.rayen berkenalan dengan laki2 tersebut yg ternyata namanya dude."haha,yh kebetulan aku mapir kesini untuk menyapa silvi."ucap dude.
"baiklah,rayen kau di tugaskan dibagian divisi keuangan."ucap silvi."terima kasih silvi.eh maksudku bu silvi."ucap rayn."hahaha panggil saja aku silvi,oh yh ruangan mu di lantai 3 yah."ucap silvi.setelah itu rayen beranjak menuju ruangannya.dalam hatinya dia berkata."mungkin ini adalah awal aku bisa membahagiakan nita.".

4.Kecemburuan.
      terlihat di ruang tamu seorang wanita yg cantik,manis dan semampai.sedang menulis sesuatu,yaitu lirik.yah kalian tau siapa lagi kalau bukan nita.nita dari kelas 6 sd sudah sangat suka menyanyi dan membuat lirik lagu sedangkan kakaknya rayen sudah jago main gitar di kelas 5sd.nita terobsesi menjadi penyanyi dan menjadi terkenal bersama kakaknya.sayangnya nita orangnya kurang bergaul,jadi hanya kakaknya yg hanya bisa mendengarkan suara nyanyian lembutnya.
nita dari kecil sudah akrab dengan kakaknya.dia tidak ingin kehilangan kakaknya,bahkan pernah waktu rayen kelas 2 smp dan nita masih sd.nita tidak ingin ikut tamasnya dari sekolah sdnya kalau kakaknya tidak ikut.sungguh dramatis kan.
tapi yg lebih buruk yaitu,orang tua mereka berdua telah meninggalkan dunia yg mulai buram ini.menuju tempat yg lebih terang dan jauh dari jangkauan dunia."kyaa..sudah hampir sore aku belum memasak."ucap nita tiba2.lalu nita beranjak dari duduknya lalu menuju ke dapur berniat untuk memasak untuk makan malam.
sedangkan di tempat Rayen,Rayen kelihatan sibuk."rayen bisakah aku menginap di rumahmu?"ucap silvi tiba2 yg masuk keruangan rayen."oh boleh,memangnya ada apa dengan rumahmu."ucap rayen sambil tetap mengetik."kunci rumahku di bwa oleh penjaga rumahku.dia baru pulang lagi besok."ucap silvi cemas."oh yah gk pa2.nanti setelah ku menyelesaikan ini yah."ucap rayen.silvi tersenyum lega.silvi berpikir rayen sangat rajin,dia bekerja keras dari pertama dia masuk kerja di kantornya.entah kenapa hati silvi mulai tertarik pada rayen.yah ini yg dinaman cinta pikir silvi.
setelah beberapa jam akhirnya rayen selesai juga dan beranjak menuju luar kantor yg di sana sudah menunggu silvi dengan mobil."hai maaf lama menunggu."ucap rayen sambil tersenyum manis."tidak apa2,aku hanya berpikir.apakah adik mu tidak apa2 yah."ucap silvi."haha tidak apa2,adik ku malah senang ada yg menemaninya."ucap rayen sambil masuk ke mobil."rayen aku ingin kau yg menyetir.kau bisa menyetir kan."ucap silvi."hemzt baiklah."ucap rayen sambil mengganti posisinya dengan silvi.
setelah itu rayen dan silvi menuju rumah rayen,rumah yg sederhana tapi penuh dengan cerita.di sepanjang perjalanan silvi bertannya tanya tentang orang tua rayen."bagaimana orang tua mu bisa meninggal."ucap silvi."hn itu.."
prov masa lalu.
"kyaaaa...kakak sudah punya pacar."ucap nita kaget.."wah2 anak mama ini sudah besar rupanya"ucap ibunya rayen."hahaha biasa aja lah."ucap rayen .."yah udah malam ,ayo kita berdo'a bareng."ucap ayah rayen.
setelah itu mereka sekeluarga menuju ruang do'a.ruang do'a yg khusus di buat oleh orang tua rayen.khusu sekali mereka berdo'a.sepi sekali sampai air yg menetes pun terdengar.duakk..terdengar seperti ada yg sedang menjebol pintu belakang rumah mereka."a..apa itu..ucap rayen.." terdengar suara yg berjalan ke arah ruang mereka."biar aku yg  periksa" nita menuju pintu keluar ruangan doa,tapi saat keluar nita sudah terjatuh pingsan karna telah di pukul dari belakang oleh seseorang.
"nita.."rayen berteriak dan kedua orang tuanya  kaget "ada apa ra.." omongan ayah rayen terpotong karna kaget melihat 2 orang yg memakai tpopeng dan baju serba hitam."serahkan semua uang dan periasan yg ada di rumah ini..."teriak salah satu dari perampok tersebut.
"jangan main2 kalian perampok brengsek kita tidak akan memberikan nya pada kalian."teriak ayah rayen sambil berlari mencoba menyerang perampok tersebut tapi sayang perampok yg satu lagi menendang perut nya,lalu menembak ayahnya rayen."ayahhhh..."teriak rayen dan ibunya rayen."sialan kalian.."ucap rayen marah."rayen kamu pergi bawa nita."ucap ibunya rayen."ke..kenapa bu."ucap rayen keget."ibu akan menghadang mereka lalu saat mereka lengah  kamu pergi bawa nita."
rayen hanya terdiam..lalu ibunya rayen maju kedepan mencoba menyerang para perampok itu tapi perampok itu mampum menghindar lalu menendang ibunya."woi ayo kita perkosa ibu ini dan anaknya ta.."belum selesai perampok itu ngomong rayen sudah menendang dari belakang lalu rayen memukul perampok yg satu lagi hingga terpental."sialan kau.."perampok tersebut mengarahkan pistol ke arah rayen lalu menembaknya tapi sayangnya tidak terkena rayen karna ibunya melompat ke depan rayen dan menghadang peluru2 yg mengarah keraye dan al hasil ibunya meninggal.
rayen hanya terpaku membisu..matanya melotot seakan akan mau keluar."hei ayo kita pergi sepertinya ada polisi."ucap perampok yg gterseungkur lalu mereka lari meninggalkan keluarga yg sudah tidak utuh lagi.
prov normal.
"begitulah,lalu polisi datang.hemzt aku rasa aku merasa bersalah sangat bersalah."ucap rayen sambil tetap menyetir."itu bukan salah mu.ibu mu  mencoba melindungimu."ucap silvi bermaksud menghibur."tidak,ibuku...ibuku.."rayen mulai meneteskan air mata lalu mobil berhenti di tengah jalan."ukh siall..aku tak bisa menahan air mata ini....aku benar2 menyesal.."ucap rayen."lalu silvi memeluk rayen dari samping."tidak rayen kamu tak perlu menyesal.ibumu melindungimu krana dia percaya padamu rayen."ucap silvi.
rayen hanya terdiam,melihat ke dalam masa lalu nya yg sangat kelam dan mungkin saat silvi memeluknya dia menemukan sedikit kehangatan sebuah kehangatan yg pernah hilang.dia merasa nyaman di pelukan silvi.
"oh yah tentang pacar mu itu,"ucap silvi."dia meninggalkan ku."ucap rayen."aku mengerti."ucap silvi.setelah beberapa saat suasana sudah kembali normal rayen menjalankan mobilnya dan akhiirnya sampai di rumahnya.
mereka keluar dari mobil dan berjalan menuju pintu masuk.saat masuk suasana dalam rumah sudah gelap.ternyata nita sudah tidur,dia tidur di ruang tamu sambil memeluk sebuah kertas."kamu tidur di kamar ku saja,biar aku tdur di ruang tamu."ucap rayen."aku mau mindahin adik ku dulu ke kamarnya."lanjut rayen yg sudah menggendong nita dan membawanya ke kamar nita dan menidurkannya di sana."oh yah kalau mau mandi dulu,handuknya ada di kamar mandi kok."ucap rayen keluar dari kamar nita lalu menyalakan lampu ruang tengah."wah ada gitar,kamu jago main gitar yah."silvi memegang gitar rayen yg ada di kamarnya.
"yah gk hebat2 juga sih."ucap rayen."coba mainin donk."ucap silvi sambil menyodorkan gitar ke rayen."oke,mau lagu apa."ucap rayen "lagu apa aja deh.atau kita duet yu"ucap silvi."duet apa??!"rayen memetik dan menyelaraskan gitarnya."seluruh nafas ini dari last child feat gishel."silvi duduk di samping rayen."oke"ucap rayen singkat.lalu rayen memainkan
gitarnya dan mulai bernyanyi.mereka berduet sangat serasi seperti penyanyi aslinya.silvi merasa dia mulai menyukai rayen.begitu juga rayen.setelah lagu selasai..mereka saling pandang wajah mereka perlahan mendekat dan mendekat.semakin dekat dan akhirnya bibir silvi menyentuh bibir rayen.yg mereka berciuman sangat mesra.sementara itu sepasang mata sedang mengawasi mereka,yah siapa lagi kalauu bukan nita.ternyata dia belum tidur,dia melihat kakaknya sedang berciuman dengan orang lain.entah kenapa hatinya serasa sakit,ingin marah,dan tak rela.mungkinkah aku cemburu.begitulah kata hati nita berkata.
"rayen."ucap silvi tiba2 dan berhenti berciuman dengan rayen."kenapa?"tanya rayen."sepertinya aku menyukaimu."ucap silvi."aku juga."ucap rayen sambil mukanya memerah."oh yah..."ucap silvi sambil muka nya memerah juga."yah aku juga mencintaimu."ucap rayensambil mencium bibir silvi kembali."ukh pelan2 rayen.kamu ganas juga."ucap silvi.mereka berdua tertawa bagaikan sepasang kekasih yg tak bisa terpisahkan,eh mereka mmang sudah menjdai sepasang kekasih.
prov nita.
aku merasa kakak ku sudah mulai berbeda,dari sikapnya dia seperti sudah tak memperhatikan ku lag.ini semua gara2 cewe itu.dia berani2 nya membawa kakak ku.dia mencoba mengambil kakak ku dari kakak ku.aku tak suka itu."kakak berangkat kerja dulu yah." selalu itu yg ku dengar saat pagi.dia tak pernah makan lagi dirumah,pulangpun dia selalun larut.kakak ku tlah berbeda
rasanya sepi.ayah ibu.apakah janji kakak akan memudar.aku kangen kalian ,aku juga kangen kakak.

5.bencana.
prov normal.
"kakak"nita memanggil kakaknya yg sedang bersiap-siap."ada apa."ucap rayen singkat sambil membenarkan dasinya."aku udah buat lirik lagu loh."ucap nita."oh trus."rayen mengambil sepatunya ."kok kakak jadi beda sih."ucap nita,"beda gimana?"tanya rayen sambil memakai sepatunya."semenjak kakak kerja di tempat kak silvi,kakak jadi beda.kakak gk lagi suka nemenin nita,kakak gk lagi ngiringin lagu ku,tak mendengarkan curhatanku dan kakak selalu pulang malam."ucap nit yg perlahan menitikkan air mata.
"nita."ucap rayen.namun nita tidak menjawab."nita percaya  ma kakak kan."ucap rayen."aku dari dulu percaya ma kakak,tapi aku gk mau kakak berubah."ucap nita."mungkin kakak gk sayang lagi ma nita."ucap nita.
"bukan bgtu syang"ucap rayen."kakak hanya ingin sukses.kalau kakak sukses itu juga buat kamu kan."lanjut rayen."nita terduduk di lantai sambil tetap menangis."apakah kakak mencintai kak silvi."ucap nita."itu..kakak.."rayen terbata.nita bangkit dari duduk nya lalu mendekati rayen dan memeluknya."aku melihat kakak ciuman dengan kak silvi waktu 2 hari yang lalu."nita menatap kakaknya dengan tatapan sayu."ah..kamu..itu.."rayen masih terbata.tiba-tiba nita mencium bibir kakaknya.rayen dengan kagetnya langsung mendorong nita."apa2an kamu nita."ucap rayen."aku mencintai kakak,aku ingin menikah dengan kakak."ucap nita yg kembali meneteskan air mata.
"kamu bodoh yah,kita ini sodara.mana mungkin menikah."bentak rayen."aku tidak peduli,aku tidak peduli pokoknya kakak cuma miliku.aku gk mau kakak ma orang lain selain aku."ucap nita."nita"rayen mengelus kepala nita."nita,kakak akan selalu menyayangimu kok,walaupun nanti kakak mencintai orang lain.bukan berarti kakak tidak menyayangimu."ucap rayen."tapi..kakak  tidak mengerti."bentak nita.rayen lalu memeluk nita."nita.ingat kakak mu ini akan selalu menjadi kakak mu dan kamu nanti akan menemukan jodohmu."ucap rayen."tapi..."nita tidak meneruskan omongannya.nita menangis dalam pelukan kakaknya."kakak berjanji setelah pulang dari kantor,kakak akan ngiringin lagu kamu."ucap rayen.lalu rayen mengecup kening nita lalu pergi ke kantor.
nita masih terduduk,terlihat nita batuk2.nita meutup mulutnya lalu nita melihat tangan nya."ini.."nita melihat tangan nya dengan sayu.yah tangannya terdapat darah.darah di tangannya  benar2 banyak."sudah semakin parah."nita tersenyum.
scan berpindah ke rayen.
"ya ampun ini membosankan."ucap rayen yg sedanng menunggu silvi di salon."heheh sabar yah sayang."ucap silvi."memangnya segitu pentingnya yah."ucap rayen."heheh yah sayang,rambut ku harus kelihatan cantik.ini kan buat mu juga."ucap silvi dengan kedipan matanya."hem iyah deh sayang."ucap rayen.setelah selesai rayen dan silvi pergi ke kantor.di sepanjang perjalanan rayen dan silvi mengobrol tentang masa depan mereka.dan mereka sesekali berciuman.
sungguh kedua pasangan kekasih yg tak bisa di pi...duaakkhhhhhh..
prov nita.
    perasaan ku tidak enak,kakak ku.tranggg..apa itu.aku berlari melihat apa yg terjatuh tadi dan ternyata itu adalah pas photo kakak ku.ya ampun pirasat apa ini.
aku terus berdo'a agar kak rayen tidak kenapa2."tringgg...tringgg."ternyata bunyi telepon,aku berjalan menghampiri telepon di ruang tengah.lalu aku mengangkat telepon itu."halo."ucap ku.aku mendengarkan setiap perkataan dari si penelepon tapi entah kenapa tiba2 tubuhku semua kaku,air mata ku pun mulai mengalir.aku serasa tidak mendengar apapun.aku hanya terdiam.gagang telepon aku taruh embali ke tempatnya dengan sendirinya aku berjalan menuju kamar lalu mengambil jaket.aku  akan pergi ke rumah sakit.kerumah sakit untuk melihat kakak ku yang baru saja kecelakaan.
kata polisi,kakak ku koma dan kak silvi  meninggal dunia.kakak ku menabrak sebuah mobil.penyebabnya belum di ketahui.sepanjang perjalanan aku hanya bisa menangis.aku tak tau  apa arti semua ini.kenapa ini bisa terjadi.aku takut akan kehilangan kakak ku seperti aku kehilangan kedua orang tua ku.kenapa tuhan tidak adil dengan hidup ku.kenapa tuhan mengambil orang2 yg berharga dalam hidupku.
aku berjalan menuju ruang rawat kakak ku setelah aku menanyakan ruanganya ke perawat yg bertugas.perlahan akuy membuka pintu ruang rawat kakak ku.saat ku buka terlihat kakak ku sedang terbaring.yah benar2 terbaring parah.aku lalu mengambil kursi lalu memnyimpanya di samping kasur kakak lalu ku duduk di situ."kakak."aku memegang tangan kakak lalu aku menangis lagi.aku menagis tak bisa berhenti.
Ke esokan harinya ke adaan kakak ku kian memburuk begitu juga dengan penyakitku.kata dokter.aku tidak bisa hidup terlalu lama.aku pun tidak ingin menyebutkan nama penyakit yg ku derita ini.karna ini bisa menyiksaku.penyakit ini ku dapatkan 2 hari setelah kematian orang tua ku.
aku bertanya kepada dokter kenapa kakak ku tidak membaik juga.kata dokter jantung kakak ku memiliki kerusakan.kalau kakak ku tidak segera mendapatkan donor jantung kakak ku perlahan akan matii.aku tertegun mendengar perkataan dokter.aku hanya bisa terdiam saat itu.

6.ucapan terakhir.
            prov normal.
nita mengambil secarik kertas lalu menulis sesuatu yaitu sebuah lirik.lalu nita mengambil sebuah alat rekam  dan nita merekam suaranya sambil menyanyikan lagu buatannya yg di tulis di kertas tadi.setelah selesai nita beranjak dan memasukan rekaman dan kertas tadi ke  dalam tasnya lalu nita berangkat ke sekolah.
nita sudah berpikir panjang sejak malam tadi.dia ingin mendonorkan jantungnya kepada kakaknya.karna demi kakaknya dia rela melakukan apa saja.nita tau keputusan yg di buat nya itu akan membuat kakaknya tidak terima.tapi kalau kakaknya mati nita yg akan lebih tidak terima.
di sekolahnya nita hanya melamun."kenapa dengan mu nita."ucap bela salah satu teman nita yg paling dekat dengannya."tidak apa2 bela."ucap nita."aku tau kamu pasti sedih dengan ke adaan kakak mu.apakah kakak mu baik2 saja sekarang."ucap bela."yah dia pasti akan baik2 saja."ucap nita dengan senyum khasnya tapi senyum ini senyum terakhirnya walaupun itu adalah senyuman palsu.
stiap pulang sekolah nita slalu kerumah sakit untuk menemani kakaknya.dia berharap kakaknya akan sembuh.tinggal 3 hari lagi operasi akan di jalankan dan kakaknya akan benar2 sadar.
ke esokan harinya adalah hari minggu dia pergi untuk membeli apel untuk kakanya.walaupun dia tau kakaknya belum sadar tapi dia sudah yakin kakaknya akan segera sadar.dia selalu ingin melihat kakaknya bahagia,karna kakanya selalu banyak berkorban untuknya.dia tau dia hanyalah beban bagi kakaknya karna setelah orang tua mereka meninggal semua kebutuhan pokok di butuhi oleh kakaknya.nita duduk di sebuah bangku taman.dia teringat masa2 indah dengan kakaknya.nita memandang kelangit.dia teringat orang tua nya.kenapa..hanya itu yang selalu ada dihatinya kata yang selalu ia tanyakan kepada tuhan yang dia percayai.
dia rasanya ingin menangis,tapi dia tau menangis tidak akan mengembalikan semuanya seperti awal kembali.menangis hanya menenangkan hati saja.tapi tak bisa menghapus lukanya.
dia hanya bisa pasrah.tinggal 2 hari lagi.
ke esokan harinya dia berangkat sekolah,di sekolah seperti biasa dia hanya melamun.dia selalu ditanya kenapa tapi nita hanya menjawab tidak apa2.teman-teman nya mengerti nita sangat terpukul dengan kecelakaan kakanya,sebab itulah teman2 nya selalu baik dan perhatian pada nita.
setelah pulang sekolah nita ingin mengunjungi makam kedua orang tuanya.dia naik angkutan umum untuk sampai ke tempat pemakaman.sesampainya disana nita lalu menuju ke makam kedua orang tuannya.
dia berjongkok dan menaburkan bunga yg sempat di belinya di pintu  masuk pemakaman."ayah ibu.mungkin nita akan segera menyusul ayah dan ibu.nita  ingin kak rayen sadar.ayah ibu,tunggulah aku.kita akan sama2 melihat kak rayen bahagia."ucap nita dengan tangisnya yg tak bisa terbendung lagi."aku,aku sayang kak rayen.aku juga sayang sama ayah dan ibu.kita semua akan selalu menjadi keluarga."ucap nita.nita menangis cukup lama di kuburan ayah dan ibunya.
dia hanya terdiam."besok,adalah waktu operasi.do'akanlah  agar kak rayen selamat ayah,ibu."mata nita berkaca-kaca.
ke esokan harinya hari2 yg mendebarkan.hari operasi untuk rayen.nita sudah siap untuk ke ruang operasi."dokter,kalau operasi ini berhasil tolong taruh ini di samping kakak saya."ucap nita sambil menyodorkan secarik kertas dan alat perekam.
dokter mengiyakan permintaan nita.dokter mengintruksikan untuk cepat ke ruang operasi.akhirnya operasi pun akan segera berjalan.

7.lirik lagu sebenarnya.
         prov rayen.
aku melihat cahaya saat aku terbangun.aku melihat sekeliling dan bertanya dimana aku.terlihat seseorang ada di samping ku,siapa dia?..aku bertanya dalam hatiku."akhirnya anda sadar juga nak rayen."ucap orang itu yg ternyata seorang dokter."anu,dok"aku mencoba untuk duduk dan bertanya pada dokter."kenapa saya bisa ada di rumah sakit?"tanya ku."nak rayen terkena kecelakaan yg sangat parah."ucap dokter itu.aku mencoba mengiat masa2 itu.dan aku teringat silvi."dokter silvi dimana,perempuan yg bersama ku."tanya ku."dia..dia telah meninggal dunia."ucap dokter.aku terdiam mencoba memahami kata2 dokter,yah aku paham tapi aku ingin mencoba untuk tidak memahaminya karna jantungku sedikit berdetak sakit.
"adik anda berpesan untuk menyerahkan ini kepada nak rayen."kata doter sambil mnyerahkan secarik kertas dan sebuah alat rekam.lalu dokter meninggalkan ku.aku membuka secarik kertas itu lalu aku melihat ada tulisan dan ku baca .dan isinya benar membuat ku ingin mati saja.aku terdiam,air mata ku ingin mengalir,tapi sebisa mungkin aku tahan.
isi surat ini adalah begini.
"kakak aku ingin mengucapkan terima kasih kepada kakak.karna selama ini kakak telah menyayangiku dengan tulus.
oh yah aku membuat lirik lagu loh aku rekam dan kunyanyikan di alat rekam.mungkin sekrang alat rekamnya ada di tangan kakak hehehe.
oh yah kak,kakak jangan menangis yah membaca surat ini.karna aku tak ingin membuat kakak menangis.aku sengaja mendonorkan jantungku untuk kakak karna aku ingin kakak bahagia.
kakak harus tetap hidup dengan jantungku yah.saat kakak membaca surat ini mungkin ku telah..yah kakak pasti mengerti lah.
kakak jangan khawatir walaupun ku telah tiada tapi aku selalu menemanimu.jadi bertahanlah hidup sampai kau mendapat keluarga oke.!
by:adik mu tersayang,nita."
aku lalu memutar alat rekam itu dan mendengarkan suara nyayian nita.sebuah lirik yg mungkin sangat membuat ku ingin menangis.yah aku menangis saat mendengarnya.aku terbawa dalam nyanyiannya.aku rasa jantungku berdetak,aku rasa air mata ku tak bisa berhenti.aku berteriak sekuat tenaga.....
"lagu yg di alat rekamyg di buat oleh nita.
(ku takan pernah tau hari apa yang akan ku jalani.
 tapi aku tau semuanya akan baik2 saja bila itu dengan mu.
 hujan pun tak jadi masalah selama kau memeluk ku
 aku sanggup menahan kepediahan saat tangan mu membelai ku.

taukah semuanya di awali dengan kata hati yg tak bisa di mengerti.
semuanya akan lenyap jika kau yg menghilang.
jadi ku pastikan bahwa akulah yg akan menghilang.
untuk mu ku lakukan apa saja.
untuk mu ini semua berasa manis.
karna semuanya akan terjalin bagai benang yg terikat di antara kita berdua.
dan aku akan melihat masa depan mu di alam yg menunggu ku pulang.)

End.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts