Tema :Sex in scarry house
Ket : don’t read if no like “Warning”
note : maaf jika fic buatan saya agak aneh and masih gini2 aj soalnya ku baru belajar buat, kritik and sarannya yh all
Seorang pria yang bernama onichan sedang berkencan dengan kekasihnya yang bernama riichan, tetapi kencan mereka agak berantakan dengan turunnya hujan yang sangat deras membuat tubuh keduanya basah dengan guyuran tetesan hujan yang menimpa mereka.. dingin dan lembab itulah yang dirasakan oleh mereka berdua.. onichan pun menyarankan untuk berteduh di bawah pohon besar yang tak jauh dari bukit tempat mereka berkencan.
Prov start
onichan :yank kmu kelihatan kedinginan sekali dengan hujan ini..?? yu kita berteduh di bawah sana (menunjuk k arah pohon besar)
riichan : yah syank.. (mengikuti arah yang di tunjukkan oleh onichan)
merekapun berteduh sambil saling menghangatkan diri satu sama lain, sesekali riichan terbatuk dan agak menggigil terlihat onichan memperhatikannya dan melihat di sekelilingnya dan onichan pun mendapati sebuah rumah besar mmegah namun tuah dan usang di sekitar jalan setapak itu.
onichan : yank ayo sini ikut aku..!! (menarik tangan riichan)
riichan : mau kemana syank..?? (mengikuti)
riichan pun terus mengikuti onichan dengan berpegangan tangan riichan terkejut karena onichan membawanya di depan sebuah gerbang besar dan agak kotor dengan tumpukan debu dan sampah daun kering yang berserakan di halaman rumah besar tersebut riichan merasa bahwa rumah tersebut sangat menyeramkan.
riichan : yank tempat apa ini..?? (melihat sekeliling rumah)
onichan : kita harus berteduh di rumah ini syank aku khawatir kau akan sakit nantinya.. ayo lebih baik kita masuk (terus menarik tangan riichan masuk melalui pintu gerbang)
mereka berduapun membuka pintu rumah itu dengan perlahan namun sangat sulit jadi onichan bermaksud untuk mendobraknya agar pintu itu dapat terbuka. Onichan pun dapat membuka pintu trsebut dan melihat seisi rumah dan terus menggenggam tangan riichan.
onichan : rumah ini sangat gelap dan aroma debu pun sangat tercium disini... ayo kita masuk syank..
riichan : (menekan tombol lampu yang berada di samping pintu rumah tersebut) nah udah terang syank hehe yu kita masuk..
onichan : kita ke atas aja, ku mau cari kamar buat kamu.. (berjalan terus menuju tangga)
riichan : iya syank.. (mengikuti onichan dari belakang) syank disini sangat menyeramkan... (terkejut saat sebuah lukisan terjatuh) aa..pa itu..??
onichan : tenang syank kmu jngan takut aku ada disini kok.. (melihat ke riichan)
merekapun menemukan sebuah kamar yang sangat membuat mereka kebingungan, karena kamar yang di temukan itu sangatlah rapi bersih dan sangat mewah tak seperti ruangan yang berada di luar, riichan pun smakin takut dengan hal itu, lalu merekapun masuk dan onichan menidurkan riichan di tempat tidur nyaman dan empuk lalu onichan menyelimuti tubuh riichan dengan selimut.
onichan : yank baju kamu basah nanti kamu masuk angin.. lebih baik di ganti aja yah...?? (mendudukan diri di empat tidur)
riichan : ttapi aku gak ada baju ganti, nanti aku pakai apa..??
onichan : kau pakai selimut ini saja biar bajumu ku keringkan di sofa itu sebentar..(menunjuk sofa yang berada di perapian and tersenyum)
riichan : (wajah memerah) ttapii aku malu sayank.. ukh (menundukan kepala)
onichan : aku hanya ingin kamu menghangatkan tubuhmu dengan selimut ini syank tapi jika pakaianmu tak di lepas kau akan kedinginan terus.. sudah gak usah malu kmukan pacar aku.. (melihat ke riichan)
riichan : bbaik syank, tapi kamu balik badan yah..!!
onichan pun membalikan badannya dan riichan mulai melepas kaosnya dan juga mulai membuka rok mini sepahanya beserta pakaian dalamnya, lalu menyelimuti lagi tubuhnya.
riichan : udah syank..!! (menutpi sebagian tubuhnyadengan selimut)
onichan : nah skarang kamu tidur yah.. (beranjak dari tempat tidur)
riichan : (menarik tangan onichan) yank mau kemana..??
onichan : mencari kamar lain syank..
riichan : aku takut tidur disini sendirian, temani aku aja yah..?? (menatap seduh onichan)
onichan : hmm tapi.. baiklah aku akan menemani mu disini sayank.. (tersenyum k riichan)
riichanpun mulai menidurkan dirinya kembali masih menutupi tubuhnya dengan selimut dan onichan juga tidur bersama dengan riichan. Di saat riichan tertidur pulas onichan terbangun karena merasa ada sesuatu yang menimpa tubuhnya sesaat iya melihatnya dan ia mendapati posisi tudr riichan memeluk sang kekasihnya, selimut yang tadinya menutupi semua tubuh riichan sekarang jadi sedikit menampakkan tubuh riichan yang tak berbusana dilihatnya ujung kai sampai paha riichan yang tak terbungkus oleh selimut dan juga bahu sampai belahan dada riichan yang juga terlihat. Membuat penis onichan mengeras onichanpun membangunkan diri dari tidurnya ia lihat seluruh tubuh riichan sehingga membuatnya terangsang.
onichan mulai mengelus2 pipi riichan terus mengelus bibir riichan yang lembut dan kenyal, onichan mulai mengecup perlahan bibir riichan dan terus sampai melumatnya dengan hati2 takut riichan terbangun tak berhenti sampai disitu onichan turun menjilati leher riichan sesaat riichan sedikit bergerak kegelian tetapi tetap tertidur dan onichan mengecup bahunya tak sengaja onichan menyenggol buah dada riichan dan membuat onichan semakin terangsang ia pun perlahan menurunkan selimut riichan dan mulai menjilati puting payudara riichan di emutnya dengan hati2 dan mulai merems2 pd riichan tak sadar onichan terus menerus bermain dengan tubuh riichan tiba2 onichan mendengar sedikit suara desahan dar bibir riichan yang masih tertidur onichanpun tak mempedulikannya ia pun turun menjilati perut riichan hingga ke pusarnya sesekali ia mendengarkan desahan lembut dari riichan yang membuatnya makin terangsang ntah apa yang membuatnya tak bisa menahan nafsu sexnya saat ini onichanpun merasa terganggu dengan selimut yang masih menutupi setengah tubuh riicchan jadi onichanpun melepas selimut dari tubuh riichan.
diremas2nya pd riichan dengan tangan kiri sambil menjilati pusarnya dan tangan kanan mengelus vagina riichan tiba2 riichan pun terbangun akibat sentuhan akhir yang dilakukan oleh onichan sontak riichan terkejut mendapati dirinya tak tertutupi lagi dengan selimut.
riichan : onichan apa yang kaulakukan pada ku..?? (tetap di posisi sambil bertanya)
onichan : maaf syank (terkejut dan mulai mendudukan dirinya)
riichan : kau.. hh (mendesah pasrah melihat kondisnya saat ini)
onichan : maaf syank tapi aku harus melakukannya.. (mendorong riichan kembali ketempat tidur lalu menindih tubuhnya)
riichan : hentikan syank kau ini kenapa (terus merontah-rontah)
Onichan menahan kedua tangan riichan dengan tangan kirinya lalu onichan pun segera membuka seluruh pakaian yang menempal pada tubuhnya, riichan terus menerus merontah tapi tubuhnya tidak mampu menahan kekuatan dari kekasihnya sendiri lagi pula riichan sekarang dalam kondisi sakit demam jadi tubuhnya tak dapat di paksakan maka riichan hanya bisa pasrah dengan apa yang dilakukan oleh onichan padanya.
onichan mengelus2 paha riichan dan mulai memainkan kelentit vagina riichan dengan jari2nya itu dijilatnya vagina riichan dengan lembut lalu melumatnya sedangkan riichan hanya bisa mendesah dan mendesah.. onichan saat ini seperti terkendalikan oleh sesuatu ntah apa onichan lalu memasukan jari tengah miliknya kedalam vagina riichan dan mulai menggerakkannya perlahan terus terus hingga gerakan mulai cepar riichan merintih kesakitan dan menghentak2kan kedua kakinya menahan sakit terus dan terus di gerakan hingga keluar mani pada vagina riichan di jilatnya mani tersebut dan sekali2 onichan meminummnya..” aahhh” itulah kata yg sering terdesah pada bibir riichan. onichan mulai merekahkan kedua paha riichan dan sedikit demi sedikit mulai memasukan penisnya kedalam vagina riichan terus terus dan sampai berbunyi kembali desahan dari riichan dengan cepat onichan memasukkan penisnya ke dalam vg riichan dan mulai menggerakannya perlahan terus hingga cepat dan membuat riichan agak kesakitan. Onichan pun telah kelelahan dan mulai mengeluarkan penisnya dari dalam vg riichan dan mulai mengocok2 sendiri psnya hingga keluar mani yang sangat banyak muncrat di atas tubuh riichan yang kelelahan dan nafas yang ter engah engah dan membaringkan tubuhnya di atas tubuh riichan yang juga mulai terengah-engah dan berlinang air mata...
sadar onichan memegang kepalanya pusing dan melihat di sekelilingnya lalu terkejut.
onichan : hah ada apa ini.. (dengan paniknya dan memeriksa tubuh riichan) syank..
riichan : syank kau kenapa..?? (dengan suara terbatah batah)
onichan : (mencari2 sesuatu) sayank kenapa aku tak memakai pakaian..?? dimana pakaian ku..?? kau juga selimut mu dimana..??
riichan : selimutku kau lempar di bawah tempat tidur saat kau melakukan sex pada ku.. (suara mengecil)
onichan : gak mungkin.. sialan ada apa ini.. aku gak ngerti sama sekali.. (dengan paniknya)
tiba tiba dari pintu kamar berdiri sesosok pemuda berwajah pucat dan menyeramkan layaknya hantu, pria itu menggunakan pakaian pengantin mempelai pria dan terdapat bercak darah sekilas pada palaiannya dan benar pria itu memanglah hantu penghuni rumah besar itu pria itu menatap riichan dan onichan dengan tajam.
Prov end
hantu : hahahahaha terima kasih atas kerja yang kau lakukan onichan aku salut pada mu (tertawa setan)
onichan : apa maksudmu hah dasar hantu sialan..?? (teriak dengan kesalnya tanpa merasa takut sama sekali)
hantu : hahaha kau tau dulu kamar ini adalah kamar pengantin..!!
onichan : hah kamar pengantin..? (sambil menutupi tubuh riichan dengan selimut)
hantu : iya dulu aku dan isteri ku mati di tempat tidur itu sebelum aku melakukan hubungan sex dengan isteriku, ia sangat bodoh benar2 bodoh karena ia berkata “tidak aku tidak ingin melakukal hal menjijikan itu takkan pernah lebih baik aku mati” dan di saat itu pun dia mencoba untuk bunuh diri tapi sayang rencananya itupun gagal aku selalu mendapatinya melakukan hal itu. Tapi ia mati karena ku malam itu aku menunggunya tertidur dengan pulas dan aku mengambil kesempatan untuk melakukan hubungan sex dengan isteri ku, cih ini benar-benar ironi aku tak bisa menikmati tubuh isteri ku sendiri. Malam itu aku benar benar tak bisa menahan nafsu ku lagi jadi aku mengikat kaki dan pergelangan tangannya hingga dia tak mammpu berkutik tapi hal fatal yang ku lakukan adalah nafsuku yang tak bisa aku kendalikan ternyata berujung kepada kematian isteri ku dan kalian lihat sendiri jiwaku tak tenang jika belum ada orang yang berhubungan sex di kamar ini dengan selamat, tapi berkat kalian sekarang aku bisa tenang. (ala ustad nor maulana)
onichan : aku tak peduli dengan apa yang kau katakan, kau tau aku sudah berjanji kepada riichan agar tak melakukan hal itu padanya tapi apa gara2 kau aku melanggar janji ku padanya.. (terkejut dan memandangi riichan secara reflek yang menyentuh tangannya)
riichan : onichan.. (menangis) aku tak apa2 sungguh aku tau saat kau melakukannya itu bukanlah dirimu jadi kau tak melanggar janjimu padaku syank.. (membelai pipi onichan)
onichan : yank maafkan aku sekali lagi aku tak bisa mengendalikan tubuh ku dari mahluk sialan itu.. (menunjuk pada hantu)
hantu : hmm sebaiknya aku pergi sekarang karena waktuku tak banyak (menghilang dalam kumpulan api sejuk)
onichan dan riichan sangat lelah dengan hal yang terjadi malam ini mereka berdua melampiaskan rasa lelahnya pada tempat tidur empuk nan basah karena sperma dan hormon yang berserakan tapi itu tak menjadi penghalang untuk mereka beristirahat. Onichan dan riichan pun melanjutkan tidurnya dan menganggap tak ada yang terjadi malam ini mereka saling menutupi tubuh dengan selimut dan mulai terlelap dengan damainya.
dengan itu rumah besar tersebut tidaklah seseram dulu sekarang rumah itu ditinggali oleh onichan dan riichan merekas sekarang telah berganti status menjadi menikah dan menjalani kehidupan normal dan bahagia di rumah tersebut ditambah dengan kehadiran 2 anak laki2 dan perempuan yang bernama uciha akira all messa dan uciha raka all messa yang membuat mereka lebih bahagia di sana.
~FIN~
ket :
Pengarang :by Riska dewi. N
Waktu pembuatan :sabtu 25-03-2013 [22.45] s/d minggu 26-03-2013 [06.25]
Tokoh :Onichan dan Riichan
Tempat kejadian : Rumah Hantu
Catatan : saya membuat fanfic ini di karenakan saya kurang kerjaan dan sambil nungguin balesan sms dari pacar ku. Wkwkwkwkkwkwk . “Like All”
Read More ->>
Ket : don’t read if no like “Warning”
note : maaf jika fic buatan saya agak aneh and masih gini2 aj soalnya ku baru belajar buat, kritik and sarannya yh all
Seorang pria yang bernama onichan sedang berkencan dengan kekasihnya yang bernama riichan, tetapi kencan mereka agak berantakan dengan turunnya hujan yang sangat deras membuat tubuh keduanya basah dengan guyuran tetesan hujan yang menimpa mereka.. dingin dan lembab itulah yang dirasakan oleh mereka berdua.. onichan pun menyarankan untuk berteduh di bawah pohon besar yang tak jauh dari bukit tempat mereka berkencan.
Prov start
onichan :yank kmu kelihatan kedinginan sekali dengan hujan ini..?? yu kita berteduh di bawah sana (menunjuk k arah pohon besar)
riichan : yah syank.. (mengikuti arah yang di tunjukkan oleh onichan)
merekapun berteduh sambil saling menghangatkan diri satu sama lain, sesekali riichan terbatuk dan agak menggigil terlihat onichan memperhatikannya dan melihat di sekelilingnya dan onichan pun mendapati sebuah rumah besar mmegah namun tuah dan usang di sekitar jalan setapak itu.
onichan : yank ayo sini ikut aku..!! (menarik tangan riichan)
riichan : mau kemana syank..?? (mengikuti)
riichan pun terus mengikuti onichan dengan berpegangan tangan riichan terkejut karena onichan membawanya di depan sebuah gerbang besar dan agak kotor dengan tumpukan debu dan sampah daun kering yang berserakan di halaman rumah besar tersebut riichan merasa bahwa rumah tersebut sangat menyeramkan.
riichan : yank tempat apa ini..?? (melihat sekeliling rumah)
onichan : kita harus berteduh di rumah ini syank aku khawatir kau akan sakit nantinya.. ayo lebih baik kita masuk (terus menarik tangan riichan masuk melalui pintu gerbang)
mereka berduapun membuka pintu rumah itu dengan perlahan namun sangat sulit jadi onichan bermaksud untuk mendobraknya agar pintu itu dapat terbuka. Onichan pun dapat membuka pintu trsebut dan melihat seisi rumah dan terus menggenggam tangan riichan.
onichan : rumah ini sangat gelap dan aroma debu pun sangat tercium disini... ayo kita masuk syank..
riichan : (menekan tombol lampu yang berada di samping pintu rumah tersebut) nah udah terang syank hehe yu kita masuk..
onichan : kita ke atas aja, ku mau cari kamar buat kamu.. (berjalan terus menuju tangga)
riichan : iya syank.. (mengikuti onichan dari belakang) syank disini sangat menyeramkan... (terkejut saat sebuah lukisan terjatuh) aa..pa itu..??
onichan : tenang syank kmu jngan takut aku ada disini kok.. (melihat ke riichan)
merekapun menemukan sebuah kamar yang sangat membuat mereka kebingungan, karena kamar yang di temukan itu sangatlah rapi bersih dan sangat mewah tak seperti ruangan yang berada di luar, riichan pun smakin takut dengan hal itu, lalu merekapun masuk dan onichan menidurkan riichan di tempat tidur nyaman dan empuk lalu onichan menyelimuti tubuh riichan dengan selimut.
onichan : yank baju kamu basah nanti kamu masuk angin.. lebih baik di ganti aja yah...?? (mendudukan diri di empat tidur)
riichan : ttapi aku gak ada baju ganti, nanti aku pakai apa..??
onichan : kau pakai selimut ini saja biar bajumu ku keringkan di sofa itu sebentar..(menunjuk sofa yang berada di perapian and tersenyum)
riichan : (wajah memerah) ttapii aku malu sayank.. ukh (menundukan kepala)
onichan : aku hanya ingin kamu menghangatkan tubuhmu dengan selimut ini syank tapi jika pakaianmu tak di lepas kau akan kedinginan terus.. sudah gak usah malu kmukan pacar aku.. (melihat ke riichan)
riichan : bbaik syank, tapi kamu balik badan yah..!!
onichan pun membalikan badannya dan riichan mulai melepas kaosnya dan juga mulai membuka rok mini sepahanya beserta pakaian dalamnya, lalu menyelimuti lagi tubuhnya.
riichan : udah syank..!! (menutpi sebagian tubuhnyadengan selimut)
onichan : nah skarang kamu tidur yah.. (beranjak dari tempat tidur)
riichan : (menarik tangan onichan) yank mau kemana..??
onichan : mencari kamar lain syank..
riichan : aku takut tidur disini sendirian, temani aku aja yah..?? (menatap seduh onichan)
onichan : hmm tapi.. baiklah aku akan menemani mu disini sayank.. (tersenyum k riichan)
riichanpun mulai menidurkan dirinya kembali masih menutupi tubuhnya dengan selimut dan onichan juga tidur bersama dengan riichan. Di saat riichan tertidur pulas onichan terbangun karena merasa ada sesuatu yang menimpa tubuhnya sesaat iya melihatnya dan ia mendapati posisi tudr riichan memeluk sang kekasihnya, selimut yang tadinya menutupi semua tubuh riichan sekarang jadi sedikit menampakkan tubuh riichan yang tak berbusana dilihatnya ujung kai sampai paha riichan yang tak terbungkus oleh selimut dan juga bahu sampai belahan dada riichan yang juga terlihat. Membuat penis onichan mengeras onichanpun membangunkan diri dari tidurnya ia lihat seluruh tubuh riichan sehingga membuatnya terangsang.
onichan mulai mengelus2 pipi riichan terus mengelus bibir riichan yang lembut dan kenyal, onichan mulai mengecup perlahan bibir riichan dan terus sampai melumatnya dengan hati2 takut riichan terbangun tak berhenti sampai disitu onichan turun menjilati leher riichan sesaat riichan sedikit bergerak kegelian tetapi tetap tertidur dan onichan mengecup bahunya tak sengaja onichan menyenggol buah dada riichan dan membuat onichan semakin terangsang ia pun perlahan menurunkan selimut riichan dan mulai menjilati puting payudara riichan di emutnya dengan hati2 dan mulai merems2 pd riichan tak sadar onichan terus menerus bermain dengan tubuh riichan tiba2 onichan mendengar sedikit suara desahan dar bibir riichan yang masih tertidur onichanpun tak mempedulikannya ia pun turun menjilati perut riichan hingga ke pusarnya sesekali ia mendengarkan desahan lembut dari riichan yang membuatnya makin terangsang ntah apa yang membuatnya tak bisa menahan nafsu sexnya saat ini onichanpun merasa terganggu dengan selimut yang masih menutupi setengah tubuh riicchan jadi onichanpun melepas selimut dari tubuh riichan.
diremas2nya pd riichan dengan tangan kiri sambil menjilati pusarnya dan tangan kanan mengelus vagina riichan tiba2 riichan pun terbangun akibat sentuhan akhir yang dilakukan oleh onichan sontak riichan terkejut mendapati dirinya tak tertutupi lagi dengan selimut.
riichan : onichan apa yang kaulakukan pada ku..?? (tetap di posisi sambil bertanya)
onichan : maaf syank (terkejut dan mulai mendudukan dirinya)
riichan : kau.. hh (mendesah pasrah melihat kondisnya saat ini)
onichan : maaf syank tapi aku harus melakukannya.. (mendorong riichan kembali ketempat tidur lalu menindih tubuhnya)
riichan : hentikan syank kau ini kenapa (terus merontah-rontah)
Onichan menahan kedua tangan riichan dengan tangan kirinya lalu onichan pun segera membuka seluruh pakaian yang menempal pada tubuhnya, riichan terus menerus merontah tapi tubuhnya tidak mampu menahan kekuatan dari kekasihnya sendiri lagi pula riichan sekarang dalam kondisi sakit demam jadi tubuhnya tak dapat di paksakan maka riichan hanya bisa pasrah dengan apa yang dilakukan oleh onichan padanya.
onichan mengelus2 paha riichan dan mulai memainkan kelentit vagina riichan dengan jari2nya itu dijilatnya vagina riichan dengan lembut lalu melumatnya sedangkan riichan hanya bisa mendesah dan mendesah.. onichan saat ini seperti terkendalikan oleh sesuatu ntah apa onichan lalu memasukan jari tengah miliknya kedalam vagina riichan dan mulai menggerakkannya perlahan terus terus hingga gerakan mulai cepar riichan merintih kesakitan dan menghentak2kan kedua kakinya menahan sakit terus dan terus di gerakan hingga keluar mani pada vagina riichan di jilatnya mani tersebut dan sekali2 onichan meminummnya..” aahhh” itulah kata yg sering terdesah pada bibir riichan. onichan mulai merekahkan kedua paha riichan dan sedikit demi sedikit mulai memasukan penisnya kedalam vagina riichan terus terus dan sampai berbunyi kembali desahan dari riichan dengan cepat onichan memasukkan penisnya ke dalam vg riichan dan mulai menggerakannya perlahan terus hingga cepat dan membuat riichan agak kesakitan. Onichan pun telah kelelahan dan mulai mengeluarkan penisnya dari dalam vg riichan dan mulai mengocok2 sendiri psnya hingga keluar mani yang sangat banyak muncrat di atas tubuh riichan yang kelelahan dan nafas yang ter engah engah dan membaringkan tubuhnya di atas tubuh riichan yang juga mulai terengah-engah dan berlinang air mata...
sadar onichan memegang kepalanya pusing dan melihat di sekelilingnya lalu terkejut.
onichan : hah ada apa ini.. (dengan paniknya dan memeriksa tubuh riichan) syank..
riichan : syank kau kenapa..?? (dengan suara terbatah batah)
onichan : (mencari2 sesuatu) sayank kenapa aku tak memakai pakaian..?? dimana pakaian ku..?? kau juga selimut mu dimana..??
riichan : selimutku kau lempar di bawah tempat tidur saat kau melakukan sex pada ku.. (suara mengecil)
onichan : gak mungkin.. sialan ada apa ini.. aku gak ngerti sama sekali.. (dengan paniknya)
tiba tiba dari pintu kamar berdiri sesosok pemuda berwajah pucat dan menyeramkan layaknya hantu, pria itu menggunakan pakaian pengantin mempelai pria dan terdapat bercak darah sekilas pada palaiannya dan benar pria itu memanglah hantu penghuni rumah besar itu pria itu menatap riichan dan onichan dengan tajam.
Prov end
hantu : hahahahaha terima kasih atas kerja yang kau lakukan onichan aku salut pada mu (tertawa setan)
onichan : apa maksudmu hah dasar hantu sialan..?? (teriak dengan kesalnya tanpa merasa takut sama sekali)
hantu : hahaha kau tau dulu kamar ini adalah kamar pengantin..!!
onichan : hah kamar pengantin..? (sambil menutupi tubuh riichan dengan selimut)
hantu : iya dulu aku dan isteri ku mati di tempat tidur itu sebelum aku melakukan hubungan sex dengan isteriku, ia sangat bodoh benar2 bodoh karena ia berkata “tidak aku tidak ingin melakukal hal menjijikan itu takkan pernah lebih baik aku mati” dan di saat itu pun dia mencoba untuk bunuh diri tapi sayang rencananya itupun gagal aku selalu mendapatinya melakukan hal itu. Tapi ia mati karena ku malam itu aku menunggunya tertidur dengan pulas dan aku mengambil kesempatan untuk melakukan hubungan sex dengan isteri ku, cih ini benar-benar ironi aku tak bisa menikmati tubuh isteri ku sendiri. Malam itu aku benar benar tak bisa menahan nafsu ku lagi jadi aku mengikat kaki dan pergelangan tangannya hingga dia tak mammpu berkutik tapi hal fatal yang ku lakukan adalah nafsuku yang tak bisa aku kendalikan ternyata berujung kepada kematian isteri ku dan kalian lihat sendiri jiwaku tak tenang jika belum ada orang yang berhubungan sex di kamar ini dengan selamat, tapi berkat kalian sekarang aku bisa tenang. (ala ustad nor maulana)
onichan : aku tak peduli dengan apa yang kau katakan, kau tau aku sudah berjanji kepada riichan agar tak melakukan hal itu padanya tapi apa gara2 kau aku melanggar janji ku padanya.. (terkejut dan memandangi riichan secara reflek yang menyentuh tangannya)
riichan : onichan.. (menangis) aku tak apa2 sungguh aku tau saat kau melakukannya itu bukanlah dirimu jadi kau tak melanggar janjimu padaku syank.. (membelai pipi onichan)
onichan : yank maafkan aku sekali lagi aku tak bisa mengendalikan tubuh ku dari mahluk sialan itu.. (menunjuk pada hantu)
hantu : hmm sebaiknya aku pergi sekarang karena waktuku tak banyak (menghilang dalam kumpulan api sejuk)
onichan dan riichan sangat lelah dengan hal yang terjadi malam ini mereka berdua melampiaskan rasa lelahnya pada tempat tidur empuk nan basah karena sperma dan hormon yang berserakan tapi itu tak menjadi penghalang untuk mereka beristirahat. Onichan dan riichan pun melanjutkan tidurnya dan menganggap tak ada yang terjadi malam ini mereka saling menutupi tubuh dengan selimut dan mulai terlelap dengan damainya.
dengan itu rumah besar tersebut tidaklah seseram dulu sekarang rumah itu ditinggali oleh onichan dan riichan merekas sekarang telah berganti status menjadi menikah dan menjalani kehidupan normal dan bahagia di rumah tersebut ditambah dengan kehadiran 2 anak laki2 dan perempuan yang bernama uciha akira all messa dan uciha raka all messa yang membuat mereka lebih bahagia di sana.
~FIN~
ket :
Pengarang :by Riska dewi. N
Waktu pembuatan :sabtu 25-03-2013 [22.45] s/d minggu 26-03-2013 [06.25]
Tokoh :Onichan dan Riichan
Tempat kejadian : Rumah Hantu
Catatan : saya membuat fanfic ini di karenakan saya kurang kerjaan dan sambil nungguin balesan sms dari pacar ku. Wkwkwkwkkwkwk . “Like All”
0 komentar:
Posting Komentar